Section outline
-
-

Pelatihan ini bertujuan menginisiasi kelas metode pembelajaran project based learning Literasi Kebudayaan sebagai bagian dari pengembangan Gerakan Literasi Nasional di Surabaya. Materi yang akan diberikan antara lain (1) Kebudayaan Arek sebagai subkultur di Jawa Timur (2) Surabaya dan Sport Fandom (3) Permainan Tradisional di Surabaya (4) Komunitas Kreatif di Surabaya (5) Kampung-kampung Bersejarah di Surabaya (6) penulisan features kebudayaan (7) merancang silabus pembelajaran literasi kebudayaan
-

MATERI PEMBELAJARAN
Kebudayaan Arek sebagai subkultur di Jawa Timur
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti materi ini, peserta dapat mengidentifikasi beberapa alternatif pemahaman terhadap makna budaya Arek yang identik dengan Surabaya
PRASYARAT PEMBELAJARAN
Pengetahuan umum tentang unsur-unsur kebudayaan
URGENSI PEMBELAJARAN
Dengan mengetahui ‘karakteristik’ budaya Arek, peserta dapat memahami ide-ide kegiatan/aktivitas/misi yang potensial dikembangkan dalam program pelatihan project based learning literasi kebudayan di Surabaya.
KOHERENSI PEMBELAJARAN
Materi ini merupakan materi awal literasi kebudayaan di Surabaya yang mendasari seluruh materi pada program/kelas ini
AKTIVITAS PEMBELAJARAN
Unduh dan cermati bahan pembelajaran yang tersedia
Simaklah penjelasan tutor Anda dengan seksama
Ikutilah seluruh aktivitas/diskusi/kuis yang dipandu oleh tutor
INDIKATOR PENILAIAN
Ketercakupan pemahaman terhadap ide, praktik, dan wujud kebudayaan Arek
-
Unduhlah beberapa referensi dalam folder ini sebagai bahan mengenal Kebudayaan Arek.
-
Setelah Anda menyimak paparan dalam video dan menyimak referensi bacaan yang tersedia, jawablah pertanyaan-pertanyaan dalam kuis ini.
-

MATERI PEMBELAJARAN
Permainan Tradisional di Surabaya
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti materi ini, peserta dapat mengidentifikasi ragam bentuk dan nilai permainan tradisional Surabaya beserta problem/tantangan/peluang keberlanjutannya
PRASYARAT PEMBELAJARAN
Pengetahuan umum tentang budaya Arek dan permainan tradisional
URGENSI PEMBELAJARAN
Dengan mengetahui ragam bentuk dan nilai permainan tradisional Surabaya beserta problem/tantangan/peluang keberlanjutannya, peserta bisa mendiskusikan dan merancang cara-cara mengakrabkan kembali permainan tardisional demi keberlanjutan/kebertahanan permainan tersebut
KOHERENSI PEMBELAJARAN
Materi ini merupakan lanjutan dari materi sebelumnya, dengan mulai memfokuskan pada isu-isu yang lebih konkret dalam praktik kebudayaan di Surabaya, dalam hal ini permainan tradisional.
AKTIVITAS PEMBELAJARAN
Unduh dan cermati bahan pembelajaran yang tersedia
Simaklah penjelasan tutor Anda dengan seksama
Ikutilah seluruh aktivitas/diskusi/kuis yang dipandu oleh tutor
INDIKATOR PENILAIAN
Ketercakupan pemahaman terhadap bentuk dan nilai-nilai dalam permainan tradisional dalam kebudayaan Arek
-
Unduh dan bacalah bahan ajar untuk menunjang pemahaman terhadap Permainan Tradisional khususnya di Surabaya
-
Unduhlah PPT ini untuk memahami gambaran umum materi Permainan Tradisional
-
Kuis ini bertujuan untuk melatih peserta mengidentifikasi konsep-konsep kunci dalam permainan tradisional berdasarkan artikel berjudul REVITALISASI PERMAINAN TRADISIONAL BALI SEBAGAI BAGIAN DARI ATRAKSI WISATA BUDAYA DI KOTA DENPASAR karya Putu Aditya Primayoga Arya. Meskipun artikel ini fokus pada permainan tradisional di Denpasar, Bali, namun konsep-konsep kunci dan strategi pengembangan relevan dijadikan referensi memahami problematika dan solusi bagi pengembangan permainan tradisional di Indonesia
CATATAN:
- REVITALISASI PERMAINAN TRADISIONAL BALI SEBAGAI BAGIAN DARI ATRAKSI WISATA BUDAYA DI KOTA DENPASAR karya Putu Aditya Primayoga Arya (terlampir) untuk menjawab seluruh pertanyaan dalam kuis ini.
- Anda memiliki 2x percobaan untuk ikut dalam kuis ini. Nilai yang akan diambil adalah nilai tertinggi.
-

MATERI PEMBELAJARAN
Surabaya dan Sport Fandom
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti materi ini, peserta dapat memahami gambaran fanatisme, kebersamaan, dan keberanian yang direpresentasikan oleh subkultur di Surabaya yang berbasis penggemar/suporter olahraga khususnya sepak bola
PRASYARAT PEMBELAJARAN
Pengetahuan umum tentang karakter budaya Arek dan kepenggemaran
URGENSI PEMBELAJARAN
Dengan mengetahui gambaran fanatisme, kebersamaan, dan keberanian yang direpresentasikan oleh subkultur di Surabaya yang berbasis penggemar/suporter olahraga khususnya sepak bola, peserta dapat memilih dan memilah aspek-aspek dalam subkultur penggemar/suporter serta mengintegrasikannya dalam misi/kegiatan/aktivitas yang sedang dirancang terkait kebudayaan Arek
KOHERENSI PEMBELAJARAN
Materi ini merupakan lanjutan dari materi sebelumnya, dengan penajaman pada isu yang lebih bersifat ‘kekinian’ yakni kepenggemaran
AKTIVITAS PEMBELAJARAN
Unduh dan cermati bahan pembelajaran yang tersedia
Simaklah penjelasan tutor Anda dengan seksama
Ikutilah seluruh aktivitas/diskusi/kuis yang dipandu oleh tutor
INDIKATOR PENILAIAN
Ketercakupan pemahaman terhadap nilai-nilai dalam kepenggemaran berbasis olahraga di Surabaya
-
Simaklah uraian umum tentang Budaya Arek dan Sport Fandom dalam power poiny ini
-
Bonek atau Bondo Nekat merupakan komunitas penggemar klub sepakbola Persebaya yang terdiri dari keanggotaan yang terorganisir dan juga merupakan salah satu komunitas yang paling populer di bidang olahraga. Penelitian ini diadakan dengan tujuan untuk mengetahui proses dan alasan seseorang untuk menjadi anggota komunitas Bonek. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kualitatif dengan cara menyebar kuesioner dan wawancara dengan beberapa anggota komunitas Bonek. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa meskipun sering mendapat pandangan negatif dari media dan masyarakat, namun sebenarnya Bonek adalah komunitas yang memiliki solidaritas dan sifat kekeluargaan yang sangat tinggi.
-

MATERI PEMBELAJARAN
Kampung-kampung Bersejarah di Surabaya
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti materi ini, peserta dapat menemu-kenali aspek kesejarahan kampung-kampung di Surabaya
PRASYARAT PEMBELAJARAN
Pengetahuan umum tentang sejarah Surabaya
URGENSI PEMBELAJARAN
Dengan menemu-kenali aspek kesejarahan kampung-kampung di Surabaya, peserta bisa mengintegrasikan aspek kesejarahan tersebut dalam misi/kegiatan/aktivitas yang sedang dirancang terkait literasi kebudayaan di Surabaya
KOHERENSI PEMBELAJARAN
Materi ini merupakan lanjutan dari materi sebelumnya, dengan penajaman pada wawasan terhadap aspek keruangan dan kesejarahan, dalam hal ini kampung-kampung di Surabaya
AKTIVITAS PEMBELAJARAN
Unduh dan cermati bahan pembelajaran yang tersedia
Simaklah penjelasan tutor Anda dengan seksama
Ikutilah seluruh aktivitas/diskusi/kuis yang dipandu oleh tutor
INDIKATOR PENILAIAN
Ketercakupan aspek-aspek historis dalam kampung-kampung di Surabaya
-
Simaklah video dan power point terlampir sebagai bahan mengerjakan kuis ini
-

MATERI PEMBELAJARAN
Komunitas-komunitas Kreatif di Surabaya
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti materi ini, peserta dapat memetakan beberapa komunitas kreatif di Surabaya yang bisa dijadikan partner berkolaborasi dalam penyelenggaraan literasi kebudayaan di Surabaya
PRASYARAT PEMBELAJARAN
Pengetahuan umum tentang komunitas-komunitas di masyarakat perkotaan khususnya Surabaya
URGENSI PEMBELAJARAN
Dengan mengetahui tingkat kemampuan dasar berbahasa Indonesia yang dimilikinya, mahasiswa bisa menyusun ekspektasi dan target belajar, serta perencanaan untuk mencapai ekspektasi dan target tersebut
KOHERENSI PEMBELAJARAN
Materi ini merupakan observasi awal terhadap kemampuan dasar mahasiswa dalam menempuh keseluruhan materi yang akan diberikan sepanjang perkuliahan bahasa Indonesia.
AKTIVITAS PEMBELAJARAN
Unduh dan cermati bahan pembelajaran yang tersedia
Simaklah penjelasan tutor Anda dengan seksama
Ikutilah seluruh aktivitas/diskusi/kuis yang dipandu oleh tutor
INDIKATOR PENILAIAN
Ketercakupan ragam komunitas kreatif yang potensial untuk diajak kolaborasi dalam literasi kebudayaan
-

MATERI PEMBELAJARAN
Penulisan features kebudayaan/produksi video pendek bertema kesurabayaan
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti materi ini, peserta dapat menyusun perencanaan produksi video pendek dengan genre tertentu yang merepresentasikan budaya Arek Surabaya
PRASYARAT PEMBELAJARAN
Pengetahuan umum tentang produksi video
URGENSI PEMBELAJARAN
Dengan mengetahui tingkat kemampuan dasar berbahasa Indonesia yang dimilikinya, mahasiswa bisa menyusun ekspektasi dan target belajar, serta perencanaan untuk mencapai ekspektasi dan target tersebut
KOHERENSI PEMBELAJARAN
Materi ini merupakan konkretisasi dari materi-materi sebelumnya dalam bentuk perencanaan produksi video pendek
AKTIVITAS PEMBELAJARAN
Unduh dan cermati bahan pembelajaran yang tersedia
Simaklah penjelasan tutor Anda dengan seksama
Ikutilah seluruh aktivitas/diskusi/kuis yang dipandu oleh tutor
INDIKATOR PENILAIAN
Kesesuaian antara naskah produksi film pendek dengan tema literasi kebudayaan Surabaya
-

MATERI PEMBELAJARAN
Merancang silabus pembelajaran literasi kebudayaan.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti materi ini, peserta memahami unsur-unsur yang terdapat dalam silabus pembelajaran literasi kebudayaan
PRASYARAT PEMBELAJARAN
Pengetahuan umum tentang proses pembelajaran
URGENSI PEMBELAJARAN
Dengan mengetahui unsur-unsur yang terdapat dalam silabus pembelajaran literasi kebudayaan, peserta dapat mempersiapkan rencana pembelajaran literasi kebudayaan di tempatnya bertugas
KOHERENSI PEMBELAJARAN
Materi ini merupakan penutup dari keseluruhan materi yang didapatkan sebelumnya yang merangkum seluruh aktivitas ke dalam suatu silabus pembelajaran
AKTIVITAS PEMBELAJARAN
Unduh dan cermati bahan pembelajaran yang tersedia
Simaklah penjelasan tutor Anda dengan seksama
Ikutilah seluruh aktivitas/diskusi/kuis yang dipandu oleh tutor
INDIKATOR PENILAIAN
Kelengkapan unsur-unsur silabus penyelenggaraan literasi kebudayaan yang dirancang
-
Unduh dan bacalah artikel terlampir untuk menambah pemahaman Anda tentang Project Based Learning.
Project Based Learning adalah kegiatan pembelajaran yang menggunakan projek/kegiatan sebagai proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi inti, pengetahuan dan keterampilan. Penekanan pembelajaran terletak pada aktivitas-aktivitas peserta didik untuk menghasilkan produk dengan menerapkan keterampilan meneliti, menganalisis, membuat, sampai dengan mempresentasikan produk pembelajaran berdasarkan pengalaman nyata. Produk yang dimaksud adalah hasil projek dalam bentuk desain, skema, karya tulis, karya seni, karya teknologi/prakarya, dan lain-lain. Pendekatan ini memperkenankan peserta didik untuk bekerja secara mandiri maupun berkelompok dalam menghasilkan produk nyata.