Section outline
-
Mata kuliah populer Peduli Anemia Pada Remaja ini membahas tentang upaya meningkatkan kesehatani remaja perempuan dengan penekanan pada upaya promotif, preventif dan penanggulangan anemia. Pembelajaran melalui MOOC Universitas Airlangga. Metode melalui pembelajaran video, diskusi, dan kuis.
Fasilitator :
Ni Ketut Alit Armini, SKp.,MKes salah seorang dosen Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga yang berminat dan berkecimpung pada pelaksanaan Tri Dharma di area kesehatan perempuan (women health) khususnya kesehatan reproduksi, dan pemenuhan kebutuhan nutrisi pada siklus hidup perempuan.

-
Masa remaja merupakan masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa. Masa remaja disebut sebagai masa perubahan, meliputi perubahan dalam sikap dan perubahan fisik . Perubahan fisik yang paling menonjol adalah perkembangan ciri seks sekunder. Perubahan fisik yang terjadi pada remaja dikarenakan adanya perubahan hormonal yang mengikutinya. Selain kematangan fisik dan seksual, remaja akan mengalami tahapan menuju kemandirian sosial dan ekonomi, membangun identitas, akuisisi kemampuan (skill)
-
Semua organ reproduksi wanita berkembang pada tingkat yang berbeda pada masa remaja. Tanda pertama bahwa sistem reproduksi wanita sudah matang adalah dimulainya menstruasi. Menstruasi terjadi kira-kira setiap 28 hari hingga menopause. Periode menstruasi biasanya terjadi pada interval yang tidak teratur dan bervariasi dalam beberapa tahun pertama.
-
Perubahan gaya hidup pada remaja dipengaruhi berbagai faktor seperti status sosioekonomi, kemajuan teknologi, serta adanya fasilitas. Pendapatan keluarga ditambah jenis pekerjaan, hobi, serta kebiasaan kurang olahraga mampu menyebabkan aktivitas fisik seorang remaja menurun.
-
Perilaku yang sering menyebabkan remaja putri mudah terkena anemia adalah melakukan diet yang salah untuk menurunkan berat badan, seperti mengurangi asupan protein hewani. Kebiasaan tidak baik remaja putri diantaranya mengonsumsi jajanan rendah gizi, kebiasan mengonsumsi makanan cepat saji, kebiasaan melewatkan sarapan. Ayo kita kenali risiko anemia pada remaja !
-
Remaja dengan anemia akan merasakan letih, lesu dah kelelahan sehingga berdampak pada produktivitas dan kreativitasnya. Selain itu, anemia juga dapat meningkatkan terhadap kerentanan penyakit pada saat dewasa serta akan melahirkan generasi yang bermasalah gizi. Mari kita bahas bersama upaya pencegahan dan penanggulangannya...Good luck !