Section outline
-
-
Pemateri:
NUR AINY FARDANA N.,
Fakultas Psikologi Universitas Airlangga
Sub Capaian Pembelajaran:
Peserta Mampu memahami Gambaran umum PAUD holistik integratif
Aktivitas Pembelajaran:
1. Peserta mendalami materi teks yang disediakan
2.Peserta menyaksikan video pembelajaran
3. Berdiskusi melalui forum diskusi interaktif
4. Peserta mengerjakan Post-tes -
MODUL PAUD HOLISTIK INTEGRATIF
Kita semua ingin anak-anak kita tumbuh dan berkembang secara optimal pada aspek nilai agama dan moral, kognitif, fisik motorik, sosio-emosional, bahasa, dan seni. Namun memandang tumbuh kembang anak usia dini dari sisi pendidikan tidaklah cukup. Anak-anak usia dini juga mempunyai kebutuhan esensial yang lain yaitu kesehatan dan gizi, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan.
Tentu saja satuan PAUD tidak bisa dituntut untuk melakukan itu sendiri. Banyak lembaga maupun individu baik di pemerintah dan masyarakat yang mempunyai peran yang sama besarnya dengan satuan PAUD untuk memenuhi kebutuhan esensial anak. Selain itu, peran keluarga memegang peran yang sangat besar.
Pengembangan anak usia dini yang holistik-integratif (PAUDHI) menjadi pilihan kebijakan yang ditetapkan melalui Peraturan presiden RI No. 60 tahun 2013. -
Video Materi PAUD Holistik Integratif
Anda diminta menonton dan menyimak dengan baik sampai akhir paparan ini, Selamat menonton. -
Anda dapat berdiskusi dengan sesama rekan pembelajar dalam diskusi interaktif melalui forum diskusi
-
Buatlah resume tentang materi PAUD HOLISTIK INTEGRATIF, Upload tugas Anda dalam format pdf
-
Masa anak usia dini merupakan hal yang penting dan fundamental dalam kehidupan manusia. Usia dini secara umum dikenali dalam rentang usia 0 hingga 6 tahun. Beberapa ahli bahkan menyebutkannya sejak masa konsepsi (masa pembuahan merupakan fase yang berkontribusi terhadap tumbuh kembang anak usia dini. Perawatan, pengasuhan, stimulasi dan pendidikan anak usia dini perlu mendapat perhatian dari semua pihak yang terlibat, yaitu orang tua, masyarakat dan layanan pendidikan anak usia dini.