Skip to main content
Completion requirements

Indonesia mempunyai 2 (dua) potensi bahaya (hazard potency) yang tinggi untuk terjadinya bencana, yakni potensi utama (main hazard potency) dan potensi bahaya ikutan (collateral hazard potency), dimana potensi utama dapat dilihat dari peta rawan bencana seperti adanya beberapa zona rawan bencana: zona banjir, zona rawan gempa, zona tsunami, zona kebakaran, sedangkan potensi bahaya ikutan adalah berupa kepadatan penukiman penduduk, kampung kumuh dengan bangunan yang terbuat dari bahan kayu yang sangat mudah terbakar, dan banyak lainnya.